Diberdayakan oleh Blogger.


RSS

Pengertian Prestasi Belajar

Pengertian Prestasi belajar adalah sebuah kalimat yang terdiri dari dua kata yaitu prestasi dan belajar. Antara kata prestasi dan belajar mempunyai arti yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum pengertian prestasi belajar, ada baiknya pembahasan ini diarahkan pada masing-masing permasalahan terlebih dahulu untuk mendapatkan pemahaman lebih jauh mengenai makna kata prestasi dan belajar. Hal ini juga untuk memudahkan dalam memahami lebih mendalam tentang pengertian prestasi belajar itu sendiri. Di bawah ini akan dikemukakan beberapa pengertian prestasi dan belajar menurut para ahli.

Prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan baik secara individu maupun secara kelompok (Djamarah, 1994:19). Sedangkan menurut Mas’ud Hasan Abdul Dahar dalam Djamarah (1994:21) bahwa prestasi adalah apa yang telah dapat diciptakan, hasil pekerjaan, hasil yang menyenangkan hati yang diperoleh dengan jalan keuletan kerja.

Dari pengertian yang dikemukakan tersebut di atas, jelas terlihat perbedaan pada kata-kata tertentu sebagai penekanan, namun intinya sama yaitu hasil yang dicapai dari suatu kegiatan. Untuk itu, dapat dipahami bahwa prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, yang menyenangkan hati, yang diperoleh dengan jalan keuletan kerja, baik secara individual maupun secara kelompok dalam bidang kegiatan tertentu.

Menurut Slameto (1995 : 2) bahwa belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Secara sederhana dari pengertian belajar sebagaimana yang dikemukakan oleh pendapat di atas, dapat diambil suatu pemahaman tentang hakekat dari aktivitas belajar adalah suatu perubahan yang terjadi dalam diri individu. Sedangkan menurut Nurkencana (1986 : 62) mengemukakan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang telah dicapai atau diperoleh anak berupa nilai mata pelajaran. Ditambahkan bahwa prestasi belajar merupakan hasil yang mengakibatkan perubahan dalam diri individu sebagai hasil dari aktivitas dalam belajar.

Setelah menelusuri uraian di atas, maka dapat dipahami bahwa prestasi belajar adalah hasil atau taraf kemampuan yang telah dicapai siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar dalam waktu tertentu baik berupa perubahan tingkah laku, keterampilan dan pengetahuan dan kemudian akan diukur dan dinilai yang kemudian diwujudkan dalam angka atau pernyataan.



 2.  Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar

1.   Faktor dari dalam diri siswa (intern)

Sehubungan dengan faktor intern ini ada tingkat yang perlu dibahas menurut Slameto (1995 : 54) yaitu faktor jasmani, faktor psikologi dan faktor kelelahan.
a.    Faktor Jasmani

Dalam faktor jasmaniah ini dapat dibagi menjadi dua yaitu faktor kesehatan dan faktor cacat tubuh.

1.  Faktor kesehatan

Faktor kesehatan sangat berpengaruh terhadap proses belajar siswa, jika kesehatan seseorang terganggu atau cepat lelah, kurang bersemangat, mudah pusing, ngantuk, jika keadaan badannya lemah dan kurang darah ataupun ada gangguan kelainan alat inderanya.
2.    Cacat tubuh

Cacat tubuh adalah sesuatu yang menyebabkan kurang baik atau kurang sempurnanya mengenai tubuh atau badan. Cacat ini berupa buta, setengah buta, tulis, patah kaki, patah tangan, lumpuh, dan lain-lain (Slameto, 2003 : 55).
b.  Faktor psikologis

Dapat berupa intelegensi, perhatian, bakat, minat, motivasi, kematangan, kesiapan.

1.    Intelegensi
Slameto (2003: 56) mengemukakan bahwa intelegensi atau kecakapan terdiri dari tiga jenis yaitu kecakapan untuk menghadapi dan menyesuaikan ke dalam situasi yang baru dan cepat efektif mengetahui/menggunakan konsep-konsep yang abstrak secara efektif, mengetahui relasi dan mempelajarinya dengan cepat.

2.    Perhatian
Menurut al-Ghazali dalam Slameto (2003 : 56) bahwa perhatian adalah keaktifan jiwa yang dipertinggi jiwa itupun bertujuan semata-mata kepada suatu benda atau hal atau sekumpulan obyek.

Untuk menjamin belajar yang lebih baik maka siswa harus mempunyai perhatian terhadap bahan yang dipelajarinya. Jika bahan pelajaran tidak menjadi perhatian siswa, maka timbullah kebosanan, sehingga ia tidak lagi suka belajar. Agar siswa belajar dengan baik, usahakan buku pelajaran itu sesuai dengan hobi dan bakatnya.

3.    Bakat
Menurut Hilgard dalam Slameto (2003 : 57) bahwa bakat adalah the capacity to learn. Dengan kata lain, bakat adalah kemampuan untuk belajar. Kemampuan itu akan terealisasi pencapaian kecakapan yang nyata sesudah belajar atau terlatih. Kemudian menurut Muhibbin (2003 : 136) bahwa bakat adalah kemampuan potensial yang dimiliki oleh seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang.

4.    Minat
Menurut Jersild dan Taisch dalam Nurkencana (1996 : 214) bahwa minat adalah menyakut aktivitas-aktivitas yang dipilih secara bebas oleh individu. Minat besar pengaruhnya terhadap aktivitas belajar siswa, siswa yang gemar membaca akan dapat memperoleh berbagai pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian, wawasan akan bertambah luas sehingga akan sangat mempengaruhi peningkatan atau pencapaian prestasi belajar siswa yang seoptimal mungkin karena siswa yang memiliki minat terhadap sesuatu pelajaran akan mempelajari dengan sungguh-sungguh karena ada daya tarik baginya.

5.    Motivasi
Menurut Slameto (2003 : 58) bahwa motivasi erat sekali hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai dalam belajar, di dalam menentukan tujuan itu dapat disadari atau tidak, akan tetapi untuk mencapai tujuan itu perlu berbuat, sedangkan yang menjadi penyebab berbuat adalah motivasi itu sendiri sebagai daya penggerak atau pendorongnya.


6.    Kematangan
Menurut Slameto (2003 : 58) bahwa kematangan adalah sesuatu tingkah atau fase dalam pertumbuhan seseorang di mana alat-alat tubuhnya sudah siap melaksanakan kecakapan baru.

Berdasarkan pendapat di atas, maka kematangan adalah suatu organ atau alat tubuhnya dikatakan sudah matang apabila dalam diri makhluk telah mencapai kesanggupan untuk menjalankan fungsinya masing-masing kematang itu datang atau tiba waktunya dengan sendirinya, sehingga dalam belajarnya akan lebih berhasil jika anak itu sudah siap atau matang untuk mengikuti proses belajar mengajar.

7.    Kesiapan  
Kesiapan menurut James Drever seperti yang dikutip oleh Slameto (2003 : 59) adalah preparedes to respon or react, artinya kesediaan untuk memberikan respon atau reaksi.

Jadi, dari pendapat di atas dapat diasumsikan bahwa kesiapan siswa dalam proses belajar mengajar, sangat mempengaruhi prestasi belajar siswa, dengan demikian prestasi belajar siswa dapat berdampak positif bilamana siswa itu sendiri mempunyai kesiapan dalam menerima suatu mata pelajaran dengan baik.


c.  Faktor kelelahan
Ada beberapa faktor kelelahan yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa antara lain dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu kelelahan jasmani dan kelelahan rohani. Sebagaimana dikemukakan oleh Slameto (1995:59) sebagai berikut:

“Kelelahan jasmani terlihat dengan lemah lunglainya tubuh dan timbul kecendrungan untuk membaringkan tubuh. Kelelahan jasmani terjadi karena ada substansi sisa pembakaran di dalam tubuh, sehingga darah kurang lancar pada bagian tertentu. Sedangkan kelelahan rohani dapat terus menerus karena memikirkan masalah yang berarti tanpa istirahat, mengerjakan sesuatu karena terpaksa, tidak sesuai dengan minat dan perhatian”.

Dari uraian di atas maka kelelahan jasmani dan rohani dapat mempengaruhi prestasi belajar dan agar siswa belajar dengan baik haruslah menghindari jangan sampai terjadi kelelahan dalam belajarnya seperti lemah lunglainya tubuh. Sehingga perlu diusahakan kondisi yang bebas dari kelelahan rohani seperti memikirkan masalah yang berarti tanpa istirahat, mengerjakan sesuatu karena terpaksa tidak sesuai dengan minat dan perhatian. Ini semua besar sekali pengaruhnya terhadap pencapaian prestasi belajar siswa. Agar siswa selaku pelajar dengan baik harus tidak terjadi kelelahan fisik dan psikis.


2.   Faktor yang berasal dari luar (faktor  ekstern)

Faktor ekstern yang berpengaruh terhadap prestasi belajar dapatlah dikelompokkan menjadi tiga faktor yaitu faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor masyarakat (Slameto, 1995 : 60).


a.    Faktor keluarga

Faktor keluarga sangat berperan aktif bagi siswa dan dapat mempengaruhi dari keluarga antara lain: cara orang tua mendidik, relasi antara anggota keluarga, keadaan keluarga, pengertian orang tua, keadaan ekonomi keluarga, latar belakang kebudayaan dan suasana rumah.

1.    Cara orang tua mendidik

Cara orang tua mendidik besar sekali pengaruhnya terhadap prestasi belajar anak, hal ini dipertegas oleh Wirowidjojo dalam Slameto (2003 : 60) mengemukakan bahwa keluarga adalah lembaga pendidikan yang pertama dan utama. Keluarga yang sehat besar artinya untuk mendidik dalam ukuran kecil, tetapi bersifat menentukan mutu pendidikan dalam ukuran besar yaitu pendidikan bangsa dan negara.

Dari pendapat di atas dapat dipahami betapa pentingnya peranan keluarga di dalam pendidikan anaknya. Cara orang mendidik anaknya akan berpengaruh terhadap belajarnya. 

2.    Relasi antar anggota keluarga
Menurut Slameto (2003 : 60) bahwa yang penting dalam keluarga adalah relasi orang tua dan anaknya. Selain itu juga relasi anak dengan saudaranya atau dengan keluarga yang lain turut mempengaruhi belajar anak. Wujud dari relasi adalah apakah ada kasih sayang atau kebencian, sikap terlalu keras atau sikap acuh tak acuh, dan sebagainya.
3.    Keadaan keluarga
Menurut Hamalik (2002 : 160) mengemukakan bahwa keadaan keluarga sangat mempengaruhi prestasi belajar anak karena dipengaruhi oleh beberapa faktor dari keluarga yang dapat menimbulkan perbedaan individu seperti kultur keluarga, pendidikan orang tua, tingkat ekonomi, hubungan antara orang tua, sikap keluarga terhadap masalah sosial dan realitas kehidupan.

Berdasarkan pendapat di atas bahwa keadaan keluarga dapa mempengaruhi prestasi belajar anak sehingga faktor inilah yang memberikan pengalaman kepada anak untuk dapat menimbulkan prestasi, minat, sikap dan pemahamannya sehingga proses belajar yang dicapai oleh anak itu dapat dipengaruhi oleh orang tua yang tidak berpendidikan atau kurang ilmu pengetahuannya.
4.    Pengertian orang tua

Menurut Slameto (2003 : 64) bahwa anak belajar perlu dorongan dan pengertian orang tua. Bila anak sedang belajar jangan diganggu dengan tugas-tugas rumah. Kadang-kadang anak mengalami lemah semangat, orang tua wajib memberi pengertian dan mendorongnya sedapat mungkin untuk mengatasi kesulitan yang dialaminya.
5.    Keadaan ekonomi keluarga
Menurut Slameto (2003 : 63) bahwa keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. Anak yang sedang belajar selain terpenuhi kebutuhan pokoknya, misalnya makanan, pakaian, perlindungan kesehatan, dan lain-lain, juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar, meja, kursi, penerangan, alat tulis menulis, dan sebagainya.
6.    Latar belakang kebudayaan
Tingkat pendidikan atau kebiasaan di dalam keluarga mempengaruhi sikap anak dalam belajar (Roestiyah, 1989:  156). Oleh karena itu perlu kepada anak ditanamkan kebiasaan-kebiasaan baik, agar mendorong tercapainya hasil belajar yang optimal.
7.   Suasana rumah

Suasana rumah sangat mempengaruhi prestasi belajar, hal ini sesuai dengan pendapat Slameto (2003 : 63) yang mengemukakan bahwa suasana rumah merupakan situasi atau kejadian yang sering terjadi di dalam keluarga di mana anak-anak berada dan belajar. Suasana rumah yang gaduh, bising dan semwarut tidak akan memberikan ketenangan terhadap diri anak untuk belajar.

Suasana ini dapat terjadi pada keluarga yang besar terlalu banyak penghuninya. Suasana yang tegang, ribut dan sering terjadi cekcok, pertengkaran antara anggota keluarga yang lain yang menyebabkan anak bosan tinggal di rumah, suka keluar rumah yang akibatnya belajarnya kacau serta prestasinya rendah.
b.    Faktor sekolah

Faktor sekolah dapat berupa cara guru mengajar, ala-alat pelajaran, kurikulum, waktu sekolah, interaksi guru dan murid, disiplin sekolah, dan media pendidikan, yaitu :

1.    Guru dan cara mengajar
Menurut Purwanto (2004 : 104) faktor guru dan cara mengajarnya merupakan faktor penting, bagaimana sikap dan kepribadian guru, tinggi rendahnya pengetahuan yang dimiliki oleh guru, dan bagaimana cara guru itu mengajarkan pengetahuan itu kepada anak-anak didiknya turut menentukan hasil belajar yang akan dicapai oleh siswa. Sedangkan menurut Nana Sudjana dalam Djamarah  (2006 : 39) mengajar pada hakikatnya adalah suatu proses , yaitu  proses mengatur, mengorganisasi lingkungan yang ada disekitar anak didik, sehingga dapat menumbuhkan dan mendorong anak didik melakukan proses belajar.

Dalam kegiatan belajar, guru berperan sebagai pembimbing. Dalam perannya sebagai pembimbing, guru harus berusaha menhidupkan dan memberikan motivasi, agar terjadi proses interaksi yang kondusif. Dengan demikian cara mengajar guru harus efektif dan dimengerti oleh anak didiknya, baik dalam menggunakan model, tehnik ataupun metode dalam mengajar yang akan disampaikan kepada anak didiknya dalam proses belajar mengajar dan disesuaikan dengan konsep yang diajarkan berdasarkan kebutuhan siswa dalam proses belajar mengajar
Model atau metode pembelajaran sangat penting dan berpengaruh sekali terhadap prestasi belajar siswa, terutama pada pelajaran matematika. Dalam hal ini model atau metode pembelajaran yang  digunakan oleh guru tidak hanya terpaku pada satu model pembelajaran saja, akan tetapi harus bervariasi yang disesuaikan dengan konsep yang diajarkan dan sesuai dengan kebutuhan siswa, terutama pada guru matematika. Dimana guru matematika harus bisa menilih dan menentukan metode pembelajaran yang tepat untuk digunakan dalam pembelajaran. Adapun model-model pembelajaran itu, misalnya : model pembelajaran kooperatif, pembelajaran kontekstual, realistik matematika problem solving dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, model yang diterapkan adalah model kooperatif tipe STAD, dimana model atau metode ini berpengaruh terhadap proses belajar siswa dan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa

3.    Alat-alat pelajaran
Untuk dapat hasil yang sempurna dalam belajar, alat-alat belajar adalah suatu hal yang tidak kalah pentingnya dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, misalnya perpustakaan, laboratorium, dan sebagaianya.
Menurut Purwanto (2004 : 105) menjelaskan bahwa sekolah yang cukup memiliki alat-alat dan perlengkapan yang diperlukan untuk belajar ditambah dengan cara mengajar yang baik dari guru-gurunya, kecakapan guru dalam menggunakan alat-alat itu, akan mempermudah dan mempercepat belajar anak.

4.    Kurikulum
Kurikulum diartikan sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa, kegiatan itu sebagian besar menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima, menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Menurut Slameto (2003 : 63) bahwa kurikulum yang tidak baik akan berpengaruh tidak baik terhadap proses belajar maupun prestasi belajar siswa.
5.    Waktu sekolah
Waktu sekolah adalah waktu terjadinya proses belajar mengajar di sekolah, waktu sekolah dapat pagi hari, siang, sore bahkan malam hari. Waktu sekolah juga mempengaruhi belajar siswa (Slameto, 2003 : 68).

6.    Interaksi guru dan murid
Menurut Roestiyah (1989 : 151) bahwa guru yang kurang berinteraksi dengan murid secara intim, menyebabkan proses belajar mengajar itu kurang lancar. Oleh karena itu, siswa merasa jenuh dari guru, maka segan berpartisipasi secara aktif di dalam belajar.


7.    Disiplin sekolah
Kedisiplinan sekolah erat hubungannya dengan kerajinan siswa dalam sekolah dan juga dalam belajar (Slameto, 2003 : 67). Kedisiplinan sekolah ini misalnya mencakup kedisiplinan guru dalam mengajar dengan pelaksanaan tata tertib, kedisiplinan pengawas atau karyawan dalam pekerjaan administrasi dan keberhasilan atau keteraturan kelas, gedung sekolah, halaman, dan lain-lain.

8.    Media pendidikan
Kenyataan saat ini dengan banyaknya jumlah anak yang masuk sekolah, maka memerlukan alat-alat yang membantu lancarnya belaajr anak dalam jumlah yang besar pula (Roestiyah, 1989 : 152). Media pendidikan ini misalnya seperti buku-buku di perpustakaan, laboratorium atau media lainnya yang dapat mendukung tercapainya prestasi belajar dengan baik.


c.    Faktor Lingkungan Masyarakat
 
Faktor yang mempengaruhi terhadap prestasi belajar siswa antara lain teman bergaul, kegiatan lain di luar sekolah dan cara hidup di lingkungan keluarganya.

1.    Kegiatan siswa dalam masyarakat
Menurut Slameto (2003 : 70) mengatakan bahwa kegiatan siswa dalam masyarakat dapat menguntungkan terhadap perkembangan pribadinya. Tetapi jika siswa ambil bagian dalam kegiatan masyarakat yang telalu banyak misalnya berorganisasi, kegiatan sosial, keagamaan dan lain-lain, belajarnya akan terganggu, lebih-lebih jika tidak bijaksana dalam mengatur waktunya.
2.    Teman Bergaul

Anak perlu bergaul dengan anak lain, untik mengembangkan sosialisasinya. Tetapi perlu dijaga jangan sampai mendapatkan teman bergaul yang buruk perangainya. Perbuatan tidak baik mudah berpengaruh terhadap orang lain, maka perlu dikontrol dengan siapa mereka bergaul.  

Menurut Slameto (2003 : 73) agar siswa dapat belajar, teman bergaul yang baik akan berpengaruh baik terhadap diri siswa, begitu juga sebaliknya, teman bergaul yang jelek perangainya pasti mempengaruhi sifat buruknya juga, maka perlu diusahakan agar siswa memiliki teman bergaul yang baik-baik dan pembinaan pergaulan yang baik serta pengawasan dari orang tua dan pendidik harus bijaksana.
3.    Cara Hidup Lingkungan

Cara hidup tetangga disekitar rumah di mana anak tinggal, besar pengaruh terhadap pertumbuhan anak (Roestiyah, 1989 : 155). Hal ini misalnya anak tinggal di lingkungan orang-orang rajib belajar, otomatis anak tersebut akan berpengaruh rajin juga tanpa disuruh.
Faktor eksternal ini dapat menimbulkan pengaruh positif antara lain dilihat dari 
1.    Ekonomi keluarga menurut Slameto (1993 : 63), bahwa keadaan ekonomi keluarga erat hubungannya dengan belajar anak. Anak yang sedang belajar selain terpenuhi kebutuhan pokoknya, misalnya makanan, pakaian, perlindungan kesehatan dan lain-lain. Juga membutuhkan fasilitas belajar seperti ruang belajar, meja, kursi, penerangan, alat tulis menulis, buku dan lain-lain. Fasilitas belajar itu hanya dapat terpenuhi jika keluarga mempunyai cukup uang.

2.    Guru dan cara mengajar
Guru dan cara mengajar merupakan faktor yang penting bagaimana sikap dan kepribadian guru, tinggi rendahnya pengetahuan yang dimiliki guru, dan bagaimana cara guru itu menyampaikan pengatahuan itu kepada anak-anak didiknya. Ini sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa karena guru yang berpengetahuan tinggi dan cara mengajar yang bagus akan memperlancar proses belajar mengajar sehingga siswa dengan mudah menerima pengetahuan yang disampaikan oleh gurunya.

3.    Interaksi guru dan murid
Interaksi guru dan murid dapat mempengaruhi juga dengan prestasi belajar, karena interaksi yang lancar akan membuat siswa itu tidak merasa segan berpartisipasi secara aktif di dalam proses belajar mengajar.


4.    Kegiatan siswa dalam masyarakat
Kegaiatan siswa dalam masyarakat dapat menguntungkan terhadap perkembangan pribadinya misalnya berorganisasi, kegiatan-kegiatan sosial, kegiatan keagamaan, dan lain-lain.


5.    Teman bergaul
Anak perlu bergaul dengan anak lain untuk mengembangkan sosialisainya karena siswa dapat belajar dengan baik apabila teman bergaulnya baik tetapi perlu dijaga jangan sampai mendapatkan teman bergaul yang buruk perangainya.


6.    Cara hidup lingkungan
Cara hidup tetangga di sekitar rumah besar pengaruhnya pada pertumbuhan anak (Roestiyah 1989 : 155). Hal ini misalnya anak yang tinggal di lingkungan orang-orang  yang rajin belajar otomatis anak tersebut akan berpengaruh rajin belajar tanpa disuruh.

Faktor eksternal yang dapat menimbulkan pengaruh negatif bagi prestasi anak adalah:

a.    Cara mendidik

Orang tua yang memanjakan anaknya, maka setelah anaknya sekolah akan menjadi anak yang kurang bertanggung jawab dan takut menghadapi tantangan atau kesulitan. Juga orang tua yang mendidik anaknya secara keras maka anak tersebut manjadi penakut dan tidak percaya diri.


b.    Interaksi guru dan murid

Guru yang kurang berinteraksi dengan murid secara intern menyebabkan proses balajar mengajar menjadi kurang lancar juga anak merasa jauh dari guru maka segan berpartisipasi secara aktif dalam belajarnya. Guru yang mengajar bukan pada keahliannya, serta sekolah yang memiliki fasilitas dan sarana yang kurang memadai maka bisa menyebabkan prestasi belajarnya rendah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara Menabung dan meminjam uang di bank serta tugas para pegawai bank (Kelas 9 SMP)

udah lama gak ngeblog, hampir sebulan ^^
nahh, sekarang aku mau share tugas ekonomi yang tadi sore ku cari....
semoga entri ini bisa membantu tugas readers ^^
kalau ada kesalahan, boleh minta komentarnya ?
kalau bagus, minta FOLLOW nya donk ! sekalian sharenya :D
ok, langsung aja...
semoga ilmu yang ku share ini bermanfaat ^^
tolong hargai yang ngetik !!
kalau mau copas ke blog atau yang lainnya (selain untuk tugas), wajib pake link blog ku...
taukan artinya wajib ?
ga dilakuin dosa, di lakuin berpahala ^^ #plaakk

Membuat rekening di Bank :


v  Syarat :

1. Fotokopi KTP
2. Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening
3.  Perorangan
4.  Melengkapi identitas diri
5.  WNI : KTP / SIM / Paspor
6.  WNA : KITAS atau KITAP
7.  Non Perorangan
8.  Melengkapi identitas perusahaan
9.  Anggaran Dasar
10. SIUP, SITU, dsb

v  Langkah-langkah :

1. Pergi ke bank

2. Temui customer service

3. Isi formulir pembukaan rekening

4. Bawa fotocopy KTP dan materai, atau biasanya pihak bank menyediakan materai, kita tinggal mengganti biaya untuk materai tersebut

5. Bayar saldo awal, misalnya di Bank BRI saldo awalnya adalah Rp 100.000

6. ATM otomatis diberikan pada hari itu juga setelah menyelesaikan prosedur pembukaan rekening dan uang yang jadi saldo awal di ATM dapat ditarik kembali lewat mesin ATM keesokan harinya atau kurang lebih 24 jam tapi dengan menyisakan saldo di ATM minimal Rp 10.000 untuk biaya administrasi

Menarik dana dari Bank :


v  Langkah-langkah :

1. Pergi ke mesin ATM.
ATM mana yang bisa kita datangi untuk mengambil uang? Pertama, ATM resmi bank di mana Anda membuka/membuat tabungan. Kedua, di ATM mana saja yang bekerja sama dengan ATM bank Anda. Misalnya, ATM yang berlogo ATM Bersama dapat Anda datangi untuk mengambil uang apabila di ATM Anda tertera logo ATM Bersama, yang merupakan tanda bahwa ATM bank Anda bekerjasama dengan ATM Bersama

2. Masukkan kartu ATM
Bagaimana cara memasukkan kartu ATM yang tepat? Di mesin ATM yang umum saat ini, hanya ada tiga lubang. Pertama, lubang memasukkan kartu. Kedua, lubang mengambil uang. Ketiga, lubang untuk mengambil bukti transaksi. Masukkan kartu ATM Anda di lubang yang kecil, kira-kira seukuran dengan lebar kartu ATM Anda.

3. Perhatikan layar monitor mesin ATM

4. Masukkan PIN ATM
Hati-hati memasukkannya. Tutupi tombol saat menekan kombinasi PIN Anda agar tidak ada orang yang bisa mengintip untuk mengetahui PIN ATM Anda.

5. Pilih nominal uang yang ingin Anda ambil
Secara default, ada beberapa pilihan nominal uang yang bisa Anda pilih. Namun, jika Anda ingin mengambil yang dengan jumlah yang berbeda, ikuti langkah berikut:
a) Pilih "Transaksi Lainnya"
b) Pilih "Penarikan Tunai"
c) Masukkan jumlah yang ingin Anda ambil lalu tekan OK/YES

6. Tunggu sesaat karena uang Anda sedang diproses

7. Ambil uang Anda.

8. Ambil tanda bukti transaksi

9. Ambil kartu ATM Anda.

Tugas pegawai Bank :


v  Teller

1. Penerimaan dan pembayaran uang tunai untuk dan dari rekening nasabah.
2. Setoran kliring, inkaso, pemindahbukuan dan Penerimaaan permohonan kiriman uang.
3. Penjualan dan pembelian valuta asing.

v  Customer Service

1. Berhubungan langsung dengan nasabah dalam memenuhi kebutuhannya (membuka rekening, menyelesaikan masalah terkait rekeningnya, maupun produk perbankan lainnya).

2. Memasarkan produk dan jasa perbankan kepada nasabah.

3. Melaksanakan kegiatan administratif terkait kegiatan operasional perbankan (melakukan filing form aplikasi rekening, pencatatan administrasi stock buku tabungan, cek, BG, membuat laporan pencapaian pembukaan rekening secara harian untuk dilaporkan kepada branch manager).

4. Di luar kegiatan di cabang, CS juga membantu lobby untuk mendapatkan calon nasabah prioritas/instansi yang potensial.

v  Account Officer

1. Mengunjungi dan berkomunikasi secara langsung dengan para debitur dan calon
debitur guna memberikan informasi tentang produk bank atau memperoleh
informasi dan dokumen yang diperlukan dalam persyaratan kredit.

2. Menerima surat-surat berharga atau jaminan dari debitur dan calon debitur untuk
diteruskan ke peyang berwenang untuk menyimpannya.

3. Merekomendasikan tingkat bunga (pricing) yang ditawarkan kepada nasabah 
dalam batas minimum suku bunga untuk kredit yang diberikan dan maksimum
suku bunga untuk dana yang telah ditetapkan.

4. Memberikan referensi terhadap nasabah baru.

5. Memahami risiko yang terkandung dalam setiap aktivitas, besarnya risiko, sifat
dan wewenang limit risiko yang diberikan dalam rangka mengelola risiko tersebut.
6. Menyusun account plan agar pelaksanaan tugas-dalam rangka
pencapaian target lebih efisien dan efektif.

7. Secara periodik melakukan kunjungan dan review terhadap performance
nasabah, serta mengidentifikasi kebutuhan maupun permasalahan yang
dihadapi oleh nasabah sehingga dapat secara dini merekomendasaikan langkah
yang tepat bagi bank maupun bagi nasabah.

8. Membina hubungan dan komunikasi yang baik dengan para nasabah dana guna
meningkatkan loyalitas dan hubungan yang saling menguntungkan dengan
menawarkan kepada nasabah produk dan jasa bank lainnya yang sesuai dengan
kebutuhannya dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

v  Back Office

1. Membuat Voucher Input transaksi ( debit / kredit )
2. Membuat laporan data transaksi.
3. Analisa kredit
4. Accounting 
5. Controlling 
6. I.T.System 
7. Dll yang berhubungan dengan administrasi dan catat mencatat.

v  Satpam

1. Melakukan pengamanan personil dan materiil
2. Melakukan pengawasan
3. Menciptakan ketertiban dan ketentraman lingkungan kerja.

♪ Selesai ♪
REFERENSI : Dari berbagai sumber :P



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kompilasi Tweet SMTown Artist Tentang Indonesia

1. BoA - Semoga Bertemu Kembali

BoA sempat dua kali mengupdate twitternya tentang Indonesia. Satu tentang dirinya yang hendak off karena bakal terbang ke Indonesia, dan satu lagi ucapan terima kasih.

"Off menuju Indonesia. Sampai Jumpa besok di konser SMTOWN," tulisnya menjelang keberangkatan ke Indonesia.

Selain itu BoA juga berharap suatu saat nanti bisa kembali bertemu penggemar Indonesia.
"Terima kasih Jakarta!!!!! Semoga hari kalian menyenangkan ..!! Semoga kita bisa bertemu lagi!!!!! Aku cinta kalian semua!!" tulisnya pasca konser.

2. Kangta - Thank You Indonesia
Kangta memberi ucapan terima kasih singkat pasca konser. Selain itu satu foto yang diambil ketika konser tengah berlangsung juga ia upload.
"SMTown Live World Tour di Jakarta~~~~ Terima Kasih Indonesia~^^," tulisnya.

3. Leeteuk - Merasa Kurang Maksimal

Leeteuk sempat mengupdate beberapa kali tweet tentang Indonesia. Yang pertama ketika dirinya tidak bisa berangkat bareng member lainnya.
"Banyak orang telah pergi ke bandara tapi aku masih ada hal yang harus aku selesaikan. Jadi aku akan menyelesaikan hal ini dulu dan nanti siang aku menyusul ke Jakarta," tulisnya.
Selain itu menjelang konser Leeteuk nampak bersemangat untuk memberikan yang terbaik meski kepanasan ketika berada di Jakarta.
"Aku akan memberikan yang terbaik di Jakarta dan kembali lagi!!!^^ Karena ini digelar di lokasi terbuka, ini terlalu panas ㅠㅠ," tulisnya.
Sayangnya kondisi Leeteuk tengah tidak fit. Hari itu ia harus pergi lebih dahulu dan merasa kurang maksimal.
"Di smtown jakarta, aku merasa kondisiku kurang baik sehingga aku minta maaf karena tidak mampu berdiri hingga saat terakhir.. Aku seharusnya tampil lebih gila dan gembira.. Membuatku sangat kecewa.. Di lain waktu, aku akan membayar dengan penampilan yang lebih baik," tulisnya.

4. Yesung - Kepanasan
Yesung merupakan member Super Junior yang dikenal begitu mahir melakukan selca. Begitu juga menjelang keberangkatan ke Jakarta, pria ini sempat berfoto dengan adiknya.
"Bersaudara kami ada .. Pergi ke Jakarta secepatnya ..," tulisnya dengan disertai beberapa foto.

Selain itu pria ini juga tidak kuat menghadapi cuaca panasnya Jakarta.
"Konser SM, di bus yang hendak berangkat ~! Panas Panas ~!"

5. Siwon - Tak Sabar
Siwon sempat mengupload satu foto yang berisi pesan untuk tetap tenang, dan tetap rendah hati di bawah tangan Tuhan. Pria ini memang terkenal religius.

6. Henry (SuJu M) - Girang
Henry Lau merupakan member Super Junior M yang selalu menggunakan bahasa Inggris dalam stiap tweetnya. Seperti layaknya orang yang bepergian, dengan riang ia menulis telah berada di Jakarta.
"Indonesia!!!! aku di sini!! yayyyyy!!" tulisnya.
Selain itu Henry sempat memberikan satu pesan perpisahan yang manis, dengan disertai foto aku cinta Jakarta.
"Selamat tinggal ㅠㅠ terima kasih banyak . aku akan merindukan kalian semua! tulisnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Yesung SuJu foto narsis dengan Seohyun SNSD

Kamis, 26 Juli, Yesung Super Junior mengunggah foto terbarunya bersama salah satu personil Girls' Generation, Seohyun. Foto itu diunggahnya di akun Twitter-nya. 

"Bersama dongsaeng-ku yang baik, Seohyun," tulis Yesung mengomentari foto itu. Yesung dan Seohyun tampak memakai baju serba putih. Foto itu diambil saat mereka menghadiri acara yang sama. 

Kedua artis SM Entertainment ini memang memiliki hubungan yang akrab. Foto mereka berdua banyak dipuji serasi oleh netter. Bahkan ada yang iseng mengatakan keduanya cocok seperti pasangan yang romantis. 

"Kalian berdua tampak mirip bersama," komentar seorang netter. "Seohyun terlihat cantik walau di selca kasual," komentar netter lainnya. "Ini foto kakak-adik atau foto pasangan?"



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Seohyun SNSD menarik perhatian dengan foto-foto masa lalunya

Seohyun SNSD membuktikan kecantikannya yang alami dan tidak berubah dengan foto2nya dari masa kecilnya. 
Belum lama ini, foto2 yang berjudul "Perkembangan Seohyun dari sejak audisi hingga sekarang" disebar di beberapa komunitas online, menarik perhatian para netizen. Para fans menggabungkan foto2 lamanya dari rekaman audisinya. 
Di dalam foto, Seohyun menunjukkan matanya yang besar dan bulat, dan juga kulitnya yang selicin porselen, menunjukkan kecantikan alaminya dan memberikan kesan anak-baik :)



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Harisu dan Transgender di Dunia Hiburan Korea

"Saya tak mau berbohong kepada publik. Lagipula saya tak bisa menyembunyikannya. Lebih baik semuanya jelas sejak awal,“ kata Harisu dalam wawancara khusus dengan The Korea Times di tahun 2001. 


Saat itu Harisu baru saja membintangi iklan kosmetik yang membuatnya jadi perhatian di Korea. Sebagai petunjuk bahwa ia transgender, iklan itu sengaja mengekspos bagian jakunnya.
Lahir sebagai seorang laki-laki, Harisu mengganti nama dari Lee Kyung-yeop menjadi Lee Kyung-eun setelah menjalani operasi ganti kelamin tahun 1995. Setelah debut sebagai bintang iklan, ia menjadi model untuk video musik duo Turbo, menjajal akting sebagai pemeran utama film “Yellow Hair 2” dan meluncurkan album debut “Temptation”. Harisu pun dinobatkan sebagai idola transgender pertama di Korea.


 
Setelah populer, ia mulai memperjuangkan hak menjadi perempuan secara legal. “Saya tak bisa memiliki paspor, visa, dan bahkan rekening bank sendiri karena secara hukum saya seorang laki-laki,” ungkap Harisu. Akhir tahun 2002, Harisu menjadi orang kedua di Korea Selatan yang secara legal mengubah jenis kelamin.
 
Upaya Harisu tak bisa dibilang mudah. Korea Selatan memang membolehkan warga negara melakukan operasi ganti kelamin (asalkan usia diatas 20 tahun, lajang dan tak punya anak). Namun baru pada tahun 2006, transgender yang sudah operasi ganti kelamin dapat mengoreksi jenis kelaminnya secara legal pada dokumen publik.
 
Setelah resmi menjadi perempuan, Harisu mengembangkan karier dengan pesat. Ia merilis album K-pop (enam album sampai saat ini), menekuni akting dan bermain film ke Taiwan, Cina, Hongkong, hingga Malaysia.
 
Kesuksesan Harisu menjadi inspirasi. Sebuah grup K-pop yang terdiri dari empat orang transgender bernama Lady terbentuk di tahun 2005. Sayangnya meski lagu mereka cukup mendapat perhatian dari media, Lady tak begitu diterima dan hanya berumur singkat akibat gagal meraih popularitas.
 
Hingga kini memang tak banyak transgender sukses di dunia hiburan Korea. Meski secara hukum kehadiran mereka diakui, namun secara sosial masyarakat Korea masih konservatif.
 
“Banyak orang yang pura-pura tersenyum kepada saya, namun setelah syuting, mereka mencerca saya di belakang,” cerita Harisu kepada Asia One, sebelum vakum di Korea dan lebih banyak berkarier di luar negeri. Dalam kesempatan lain, ada pihak yang terang-terangan tak akan membiarkan Harisu tampil di acaranya selama ia menjadi produser.
 
Itu juga yang membuat Harisu membuka klub Mix-Trans tahun 2009. Klub ini adalah sekolah pelatihan transgender yang ingin menjadi penghibur, sekaligus menyediakan pekerjaan bagi yang ingin hidup normal.
 
“Saya berharap junior-junior (transgender) yang lebih cantik dari saya bisa debut (di dunia hiburan),” kata Harisu yang setelah lima tahun baru kembali lagi ke skena K-pop bulan Juli lalu dengan single “Shopping Girl”.
 
Harapan Harisu itu masih terasa berat. “Harisu sudah mencapai banyak hal, tapi masih banyak yang harus dilakukan,” kata supermodel transgender Choi Han-bit, yang ingin meraih gelar Doktor agar transgender tak lagi dipandang sebelah mata di Korea. 

Pendapat jebolan Korea’s Next Top Model itu ada benarnya. Baru-baru ini, acara televisi "She XY" (disebut juga "XY That Girl" yang tayang di saluran KBS Joy dihentikan akibat protes masyarakat. 

Padahal, acara yang menampilkan 17 transgender (termasuk Miss International Queen 2010 asal Korea, Mini Han) pada tayangan perdana minggu lalu itu dianggap sebagai titik sejarah. Itulah kali pertama televisi Korea menayangkan acara khusus transgender.

Kini peluang transgender Korea untuk lebih eksis di dunia hiburan kembali surut. Tak seperti Dorce Gamalama di Indonesia yang pernah memiliki dan memandu acara sendiri, transgender Korea masih tak dapat tampil bebas di televisi. Entah kapan mereka dapat benar-benar diterima menjadi bagian dunia hiburan Korea, tanpa diskriminasi.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Video Gangnam Style paling banyak di-LIKE didunia


Video lagu 'Gangman Style' dari rapper Korea Selatan PSY telah melebarkan jalannya menuju Guinness Book of World Records.
Video PSY tersebut telah disaksikan secara global di YouTube, dan secara menakjubkan mendapat 2.234.641 likes dari pengunjung YouTube, mengalahkan rekor tertinggi yang sebelumnya dipegang oleh LMFAO lewat video musiknya 'Party Rock Anthem' yang meraih 1.575.979 likes, seperti yang dilaporkan oleh ABC News.
Itu membuat 'Gangnam Style' menjadi video yang paling banyak disukai dalam sejarah YouTube, hanya tiga bulan setelah video tersebut dirilis.
Sedangkan untuk video musik yang paling sering disaksikan di YouTube masih dipegang oleh Justin Bieber, lewat video musiknya 'Baby' yang disaksikan sebanyak 780.683.863 kali.
'Gangnam Style' sendiri saat ini masih meraih seperempat dari jumlah 'Baby'.
'Gangnam Style' adalah lagu yang dinyanyikan oleh rapper korea benrama Park Jae Sang atau yang lebih dikenal dengan nama PSY.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS